| VIVAnews - Setiap tahun selalu ada saja laporan jamaah yang tersesat. Untuk itu perlu dicoba tips-tips berikut ini:
Hafalkan Lokasi Sebelum keluar maktab, hafalkan maktab Anda serta catat juga nomor telepon dan atau alamat pondokan Anda. Bawalah catatan tersebut setiap meninggalkan pondokan.
Rombongan Jika keluar maktab, tidak ada salahnya mengajak teman, baik dua atau tiga orang. Dengan begitu, risiko tersesat akan lebih kecil.
Cari Petugas Jika memang Anda mengalami kebingungan saat di masjid atau di mana pun, segeralah cari petugas haji atau bertanya kepada jamaah Indonesia lainnya.
Tanda Pengenal Kalau pergi jangan lupa membawa tanda pengenal, paspor dan gelang haji Anda. Sebab jika Anda tersesat, tanda itu akan jadi petunjuk. Masukkanlah tanda penting itu di dalam tas paspor yang sudah Anda punya.
Didampingi Bagi jamaah yang lanjut usia, sebaiknya mencari teman atau pendamping setiap keluar dari maktab atau ke masjid.
Lebih Awal Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu salat. Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya.
Bikin Janji Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama. Tentukan jam berkumpul dan jika perlu dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
Identitas Unik Karena semua jamaah berseragam, tidak ada salahnya membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.
Tak Tersesat di Masjid
- Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat
- Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya
- Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung dan sebagainya, dan bisa dibawa saat sholat.
- Sebelum masuk masjid buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
- Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
- Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
- Membuat identitas unik rombongan, bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.
|
| Last Updated on Friday, 04 May 2012 14:38 |